Berifikir, Menginspirasi dan Menggerakkan
Untuk Pembangunan Kesehatan Nasional Yang Berkeadilan

Lingkup Kegiatan

 

 

  1. Lingkup Kegiatan Advokasi LSHK
  1. Melakukan judicial review terhadap produk undang-undang dibidang kesehatan yang bertentangan dengan UUD.
  2. Ikut serta dan berperan aktif dalam proses pembahasan program legislasi maupun regulasi dan kebijakan di bidang kesehatan.
  3. Melakukan kegiatan eksaminasi terhadap putusan lembaga peradilan yang berkaitan dengan hukum kesehatan.
  4. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas dan stake holder kesehatan tentang pentingnya jaminan hak atas kesehatan.
  5. Melakukan berbagai upaya komunikasi persuasif dengan seluruh pemangku kepentingan dan stake holder kesehatan untuk ikut serta mendorong pembangunan kesehatan nasional.

 

  1. Lingkup kegiatan Riset dan Kajian Ilmiah di Bidang Hukum Kesehatan
  1. Melakukan Penelitian/Riset dan Kajian Ilmiah terhadap peraturan perundang-undangan, PP, Permen, putusan lembaga peradilan dan norma hukum tentang masalah hukum kesehatan.
  2. Menyelenggarakan pelatihan, seminar, diskusi publik, dan lomba karya tulis ilmiah.
  3. Menyusun “master plan” pembangunan kesehatan nasional sebagai rekomendasi dan partisipatif aktif dalam pembuatan kebjakan kesehatan.
  4. Menyelenggarakan event publikasi ilmiah dari hasil penelitian di bidang hukum kesehatan.
  5. Melakukan kegiatan kemanusiaan yang bertema kesehatan.

   

  1. Lingkup Kegiatan Pemberdayaan dan peningkatan kapasitas stake holder kesehatan
  1. Melakukan kerjasama dengan organisasi-organisasi profesi kesehatan dalam berbagai kegiatan untuk mendorong pembangunan kesehatan nasional.
  2. Menyelenggarakan pelatihan tentang hukum kesehatan kepada seluruh praktisi kesehatan dan masyarakat luas.
  3. Melakukan kerja sama dan kordinasi dengan seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan agar turut serta mendukung program peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
  4. Menyelenggarakan kegiatan kampanye kesehatan bersama organisasi profesi kesehatan, praktisi kesehatan, akademisi dan seluruh stake holder kesehatan.
  5. Melakukan pemberdayaan bagi masyarakat daerah terpencil atau pedalaman.